Agustus 6, 2018

6 Aturan Lintasan Untuk Bersepeda Gunung

6 Aturan lintasan Sepeda Gunung Ada sebagian pe-sepeda gunung memilih bersepeda melalui hutan, sementara yang lainnya lebih melatih kecepatan di lintasan menurun. Terlepas apapun pilihan lintasan untuk bersepeda gunung, semua pe-sepeda wajib mengikuti aturan standard. The International Mountain Bicycling Association telah membuat Enam Aturan Lintasan Untuk Bersepeda Gunung supaya para pe-sepeda gunung dari semua tingkat keterampilan dan umur mempunyai patokan etika bersepeda gunung yang sama.

1.Pemilihan Jalur Sepeda Yang Tepat

Aturan pertama dalam Enam Aturan Lintasan Untuk Bersepeda Gunung, memilih lintasan yang tepat, dimana merupakan jalur terbuka untuk umum dan bukan lahan milik pribadi, jikalaupun melewati lahan pribadi haruslah sebelumnya mendapatkan ijin dari pemiliknya yang sah. Jangan pernah menerobos begitu saja lahan pribadi orang, dan jauhi daerah hutan cagar alam yang di lindungi pemerintah. Bagi pemula hindari jalur yang bermedan sulit

2.Antisipasi Kerusakan Jalur

Lintasan di pegunungan lambat laun akan mengalami erosi secara alami, dan kesalahan dalam teknik bersepeda gunung akan membantu mempercepat proses erosi. Aturan kedua dalam Enam Aturan Lintasan Untuk Bersepeda Gunung, selalu teliti keadaan lintasan sebelum melewatinya, jalan yang basah oleh hujan merupakan daerah yang bersiko besar cepat rusak dan erosi. Selalu melintas di jalur yang sudah ada, jangan mencoba membuka lintasan baru

3.Waspadalah

Bersepeda gunung bersama keluarga ataupun teman bertujuan untuk santai dan kesehatan, untuk itu waspadalah dalam bersepeda. Aturan ketiga pada Enam Aturan Lintasan Untuk Bersepeda Gunung, bacalah pedoman tentang lintasan yang akan dilewati, patuhi kecepatan yang diperbolehkan demi keselamatn sendiri dan pe-sepeda lainnya

4.Berbagi Jalur

Aturan keempat pada Enam Aturan Lintasan Untuk Bersepeda Gunung, berbagi lintasanlah, baik itu dengan sesama pe-sepeda ataupun dengan pendaki gunung, penunggang kuda dan para pengguna lintasan lainnya. Usahakan pengguna jalan pegunungan lainnya mengetahui keberadaan pe-sepeda di sekitar meraka, bisa dengan membunyikan bel sepeda ataupun menyapa mereka. Antisipasi pe-sepeda lain dan pengguna jalan pegunungan lainnya ketika hendak melewati tikungan tajam, dan ketika bertemu pe-sepeda lainnya dari arah berlawanan turunkanlah kecepatan untuk menghindari tabrakan.

5.Menjaga Lingkungan

Selama bersepeda di jalan pegunungan akan banyak kesempatan bertemu dengan hewan liar, jadi jaga kecepatan sepeda jangan sampai mengejutkan mereka, apalagi mengejar dan mengganggu hewan liar itu sangat dilarang. Respeklah terhadap alam liar dan isinya karna kita pendatang di habitat mereka. Hal ini merupakan aturan yang kelima pada Enam Aturan Lintasan Untuk Bersepeda Gunung.

6.Persiapan

Aturan keenam dalam Enam Aturan Lintasan Untuk Bersepeda Gunung, sebelum bersepeda di lintasan pegunungan, pe-sepeda mempersiapkan segalanya. Pastikan gigi dan rem sepeda gunung dalam keadaan baik, pakailah helm dan pakaian yang meyerap keringat. Persiapkan minuman dan makanan ringan serta perlengkapan untuk pertolongan pertama pada kecelakaan.

“Semoga Bermanfa’at”

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: